teduh
Desember 17, 2011 pukul 7:37 pm | Ditulis dalam puisi | 1 Komentar
…
kita bersama.
di kotaku. yang panas terik ini.
tak banyak yang penting didalamnya, bertamasya atau bersenang-senang.
lupakanlah. tak ada yang penting disini.
empat-puluh-delapan-jam akan habis kita telusuri.
ini kotaku, kota kita.
tempat kamu dan aku berayun dibawah awan-awannya,
tempat aspal wadah jejak kaki kita bersama, telusuri tiap-tiapnya.
tempat kita tergelak tertawa terbahak-bahak, dihembusan dedaunan
pohon rumahmu.
kota kita.
tempat suasana terhempas tak lagi indah.
saat hatimu tak lagi disini.
1 Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

*galau detected* piip piip piiiip
kalimat terakhirnya bener-bener twist deh
Comment by rianadhivira— Desember 19, 2011 #