her.
Desember 29, 2011 pukul 2:06 pm | Ditulis dalam ceritapendeksekali | 4 Komentarsemalam aku memimpikan dia.
perempuan yang mengambilmu dari sisiku.
aku bertemu dengannya selayaknya seorang teman. disebuah rumah, yang teduh. sungguh aku ingat detilnya, dindingnya banyak terbuat dari kayu, lantainya masih semen licin, seperti rumah-rumah jaman dulu.
aku ingat perawakannya, aku ingat bagaimana perempuan itu berbicara denganku, aku ingat tingginya tak setinggi tubuhku, aku ingat parasnya yang lucu, aku ingat rambutnya yang agak bergelombang, badannya yang berisi, tangannya yang bergerak pelan selayaknya wanita feminin. dan aku ingat caranya menatapku.
seandainya hatiku busuk-pun sumpah mati sudah kucaci-maki dia. tapi aku hanya diam, hinaan tak ada yang keluar dari mulutku.
aku memandanginya dengan senyum. lalu kami berdua berbasa-basi menuju ke suatu ruangan, disana aku dan dia duduk berhadapan.
dia menatapku, dan bercakap-cakap sangat intens seperti sudah bersahabat selama bertahun-tahun. lalu kubilang,
“kau tau? sebulan sesudah kalian jadian dia masih merindukanku. dia masih mencium pipiku dan peluknya pun tak berubah, dia masih merindukanku”
lalu tatapannya yang ramah berubah menjadi tanpa ekspresi, seperti aku telah mengobrak-abrik hidupnya, aku memegang tangannya untuk memberinya pengertian..
kemudian lelaki itu datang, lelaki yang dulu selalu berjuang demi aku.
lelaki itu menatapku dengan marah. lalu memegang tangan perempuan itu, dan pergi.
aku ditinggal sendiri.
aku bangun, dari mimpi aneh itu. semuanya terasa seperti nyata.
lalu aku berfikir, ‘buat apa aku beritahukan tentang semua itu? aku tidak ingin mengganggu mereka.’
lalu kubodoh-bodohi diriku sendiri.
4 Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.
asal jangan kau bodoh-bodohi aku. hahaha
Comment by ewinajes— Desember 30, 2011 #
kalau dari Psikoanalisa, berarti ada hasrat yang tidak disalurkan, barangkali untuk “membodoh-bodohi-nya” yah, tapi toh siapa yang bisa tahu, manusia memang kompleks.
yang jelas: Selamat Tahun Baru Mbak Rujak
!
Comment by rianadhivira— Desember 30, 2011 #
Owhhh…owhhh……
be smart girl, friend…
Happy New Year 2012, Nana!! ♥♥
Comment by Monica Kristiani Gowasa— Desember 31, 2011 #
seperti nyata padahal tidak,
ah eniwei selamat menikmati hidup baru di tahun baru
Comment by warm— Januari 2, 2012 #